Guardiola Sebut Kans Lolos Timnya Sama Besar Dengan Spurs

Manajer Manchester City, Pep Guardiola mengaku bahwa dirinya sama sekali tidak memikirkan pertandingan menghadapi Tottenham Hotspur sebanyak tiga kali dalam selang waktu hanya 12 hari. Pelatih asal Spanyol itu juga menilai bahwa pertandingan kedua tim akan sama kuat di ajang Liga Champions.

Seperti diketahui, hasil undian babak delapan besar Liga Champions memang telah dilangsungkan dan City diharuskan bentrok dengan Spurs untuk memperebutkan satu tiket ke babak semifinal musim ini.

Duel leg pertama akan berlangsung di markas Spurs tanggal 9 April sebelum City balik menjamu Spurs di Etihad Stadium seminggu berselang. Usai dua leg tersebut, City dan Spurs akan kembali baku hantam di ajang Premier League selang tiga hari dari pertandingan leg kedua.

Pep mengaku bahwa dirinya sama sekali tidak mempermasalahkan hasil undian yang mempertemukan timnya dengan Spurs.

“Kami merasakan kesenangan karena bisa tampil di babak perempatfinal Liga Champions. Kami sama-sama mengetahui satu sama lain. Kami tentu memiliki respek terhadap mereka. Peluang kedua tim adalah sama yakni 50-50. Kami akan berupaya sebaik mungkin untuk bisa memenangi dua pertandingan melawan mereka,” ucap Pep.

“Semua tim tentu memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Hal itu juga yang terjadi kepada kami. Satu-satunya hal yang saya khawatirkan adalah mengenai Tottenham. Kami harus memberikan respek yang besar kepada mereka karena kami telah mengenal mereka dengan baik. Ini tentu pertandingan yang sulit, namun jika kita berbicara mengenai Liga Champions, maka semua tim sama saja,” tutup pelatih yang sempat memenangi gelar Liga Champions bersama Barcelona.

Tottenham Hotspur Masih Belum Bisa Menikmati Stadion Baru Pada Musim Ini

Mauricio Pochettino menyatakan bahwa dirinya pasrah bila tim besutannya, Tottenham Hotspur gagal untuk pindah ke stadion baru dimusim ini. Pochettino berharap bahwa timnya bisa merasakan keindahan dari White Harte Lane yang baru.

Sudah semusim lamanya Tottenham Hotspur selalu bermain di Wembley karena White Hart Lane masih dalam proses renovasi total sehingga kapasitas dari penontonnya meningkat menjadi dua kali lipat.

Secara umum, White Hart Lane dijadwalkan untuk pindah pada awal musim ini, tetapi karena alasan keamanan, stadion baru dari Hotspur tersebut masih mungkin baru bisa dipakai pada musim depan.

Mauricio Pochettino menyatakan bahwa dirinya pasrah bila tim besutannya, Tottenham Hotspur gagal untuk pindah ke stadion baru dimusim ini

Dilansir dari media Evening Standard, Pochettino mengatakan, “Tentu saja saya memiliki harapan untuk bisa bermain disebuah stadion yang baru sebelum musim ini selesai. Saya masih ingin Tottenhan Hotspur mengakhir musim disana.”,

“Tetapi dibalik itu semua kita hanya bisa menunggu perkembangan. Saya percaya bahwa proyek ini akan selesai pada akhir musim ini. Saya dan semua anak didik saya bukan tidak cinta kepada Wembley tapi kami semua sudah ingin merasakan dan bermain distadion milik sendiri. Dengan bisa bermain distadion sendiri maka akan memberikan rasa semangat tersendiri”, tambahnya

Untuk saat ini Tottenham Hotspur berasa diposisi ketiga diklasemen sementara Liga Inggris dengan total perolehan 57 pon dari 25 laga yang sudah dijalani mereka. Pochettino percaya bawha dengan pindahnya ke stadion baru akan memberikan sebuah dampak yang positif untuk tim besutannya tersebut.