Arema dinilai berpeluang ke final piala Presiden, karna berhasil imbangi Persebaya.

Arema FC berhasil mencuri poin dari Persebaya di leg pertama dari Final piala Presiden 2019. Hal ini disambut gembira oleh para pendukung Arema. Kelompok suporter Arema ini menganggap sukses ini semakin melapangkan peluang mereka di Final nanti.

Sebelumnya Arema dan Persebaya berakhir imbang pada leg pertama di Final Piala Presiden 2019, pertandingan tersebut digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, dengan hasil akhir 2-2.

Sukses Mengimbangi Persebaya, Peluang Arema ke Final Piala Presiden Kian Lapang

Dalam pertandingan ini, Persebaya sempat unggul melalui gol dari Irfan Jaya, namun gol penyeimbang kembali diberikan oleh Hendro Siswanto.

Pada babak kedua Persebaya kembali mengungguli Arema melalui pinalti yang dieksekusi oleh Damian Lizio, hingga akhirnya keadaan kembali diimbangi oleh Arema melalui tendangan bebas dari Makan Konate.

Mereka akan kembali bertemu di leg kedua, di Stadion Kanjuruhan Malang, pada tanggal 12 april mendatang.

Menurut Awang, perjuangan para pemain Arema agar dapat menahan imbang permainan Persebaya ini tidaklah mudah. Karna selain menghadapi semangat para pemain yang ada dilapangan, para pemain Arema ini masih harus menghadapi terror dari para suporter Persebaya yang memenuhi tribun di Gelora Bung Tomo.

Sementara itu, meskipun dirinya merasa puas dengan tim pujaannya itu, Awang menilai masih ada beberapa kekurangan yang harus segera diperbaiki menjelang leg kedua nanti. Salah satu kelemahan yang ia maksud adalah lini pertahanan yang dapat dengan mudah di tembus oleh lawan.

Van der Sar kembali ke MU?

Manchester United dikabarkan tertarik untuk menarik mantan pemainnya, Edwin van der Sar. Dirinya dikatakan akan mengisi posisi direktur olahraga disana. Namun hingga saat ini van der Sar masih belum memberikan jawaban pasti mengenai ketertarikkan MU tersebut.

Van der Sar menghabiskan enam musim karirnya di Old Trafford untuk membela Manchester United, selama itu dirinya sudah memberikan kontribusi yang besar dimana pemain yang jangkung ini sudah membantu MU meraih empat gelar liga Premier dan satu Liga Champions.

Kini ia sedang merintis karirnya dibalik layar sebagai CEO dari Ajax Amsterdam.

Diisukan Kembali ke MU, Begini Tanggapan Van der Sar

Dengan enam musim, dan sejumlah gelar yang lalu maka sangat wajar bagi Van der Sar untuk menyebut Manchester United sebagai rumahnya, sebagai tempat dimana ia mendirikan semua kenangan manis dalam karirnya.

Saya punya rasa hormat yang tinggi kepada Manchester United, dan juga para stafnya yang sudah memberikan usaha terbaik mereka pada klub. Ungkap van der Sar.

Dirinya pun mengungkapkan bahwa ada kemungkinan jika dirinya kembali ke Manchester United dan bekerja di balik layar. Ia memang tidak memberikan jawaban yang pasti akan hal itu, tapi dirinya sudah membuka pintu jika memang United ingin kembali mempekerjakan dirinya.

Ajax saat ini menarik perhatian publik, atas kemenangan mereka melawa Real Madrid pada leg kedua yang digelar di Santiago Bernabeu, telah membuat skuat yang diasuh oleh Erik Ten Hag ini mencapai babak perempat final setelah sekian lama.

Ajax akan kembali bertemu dengan raksasa Itali, Juventus pada hari Kamis (11/4) mendatang

Juventus mulai lirik De Gea.

Perlahan tapi pasti, saingan dari Manchester United untuk mempertahankan keberadaan De Gea semakin sulit. Kiper Timnas Spanyol ini kembali dirumorkan tengah masuk daftar belanja Juventus.

Kiper andalan Manchester United ini sedang ramain diberitakan kalau dirinya akan meninggalkan Old Trafford lantaran enggan memperpanjang kontrak yang akan habis pada musim panas tahun 2020 mendatang.

Juventus Juga Pantau David De Gea

Bahkan bukan hanya Juventus yang juga tertarik akan jasa dari Kiper Spanyol ini, Dirinya juga tengah dirayu oleh PSG. PSG juga dikatakan sedang menggoda De Gea agar dirinya mau pindah di musim panas nanti.

Juventus sendiri menaruh perhatian kepada De Gea karna memang De Gea diproyeksi dapat menggantikan Wojciech di tim mereka.

Kiper timnas Polandia itu diklaim bermain inkonsisten semenjak menggantikan kiper terdahulu Juventus, Gianluigi Buffon.

Juventus memang sedang memiliki ambisi yang besar untuk menjuarai liga Champions, dan De Gea dinilai akan cocok dengan posisi yang dibutuhkan saat ini karna De Gea dinilai akan jauh lebih tangguh dibandingkan kiper mereka saat ini.

Namun Juventus juga pasti akan mengalami kesulitan pasalnya sang kiper ini sudah mematok gaji yang cukup tinggi untuk dirinya. Dirinya memasang gaji sebesar 350 ribu pounds per pekan.

Juventus menilai gaji itu terlalu besar untuk kemampuan finansial mereka, sehingga peluang mereka untuk menarik kiper Spanyol ini cukup kecil.

iPhone Berbalus Emas 24 Karat Milik Messi

Salah satu mega bintang sepakbola dunia Lionel Messi, mempunya gaji yang sangat fantastis. Dengan gaji tersebut tentu membuat Liones Messi mampu membli barang – barang mewah yang ada di dunia ini. Contohnya saja handphones mahal yang dimiliki Messi yaitu Iphone Xs Max.

Iphone Xs Max sendiri adalah seri keluaran Iphone yang diproduksi secara khusus dan tentunya harganya juga selangit mengingat Iphone Xs Max merupakan salah satu ponsel pintar yang paling mahal di bumi ini. Tetapi ada yang berbeda dengan Iphone Xs Max milih Messi. Iphone tersebut ternyata di tambah balutan emas 24 karat.

iPhone milik Messi didesign secara khusus dari iDesign Gold. Design tersebut didasarkan dengan pilihan Messi, seperti beberapa ikon yang tertera di bagian belakang ponsel ini seperti logo timnas Argentina. Logo la Celeste tersebut berada di bagian paling atas di susul dengan logo Barcelona dan tidak lupa terdapat nama Messi dan angka 10 layaknya nomor punggung Messi. Lalu di bagian bawahnya di akhir dengan nama keluarga Messi. Dimulai dari nama istrinya Antonella Roccuzzo dan disusul oleh nama – nama buah hatinya yaitu Thiago, Ciro dan Mateo.

iPhone berbalut emas ini bukanlah hal pertama di dunia sepak bola. Sebelum Messi telah ada beberapa nama yang telah mempunyai iPhone tersebut seperti Neymar, Ronaldo dan juga Harry Kane.

Zidane tersiksa latih Real Madrid

Zinedine Zidane mengakui bahwa hal tersulit yang ia lakukan adalah menjadi seseorang yang harus memilih satu pemain dibanding sisanya. Dia berusaha bertindak seadil mungkin, tetapi ternyata adalah hal yang sulit untuk berlaku adil di dunia persepak bolaan.

Zidane baru saja kembali dipercaya untuk menangani Real Madrid. Dia diminta untuk mengembalikan segala peforma, mentalitas dari skuat Madrid di sisa musim ini, selain itu dirinya juga diminta untuk menambah kekuatan dari skuat untuk melakukan perombakan tim di musim depan.

Real Madrid memang sedang mengalami keterpurukkannya di musim ini. Sang jawara ini ternyata tidak lagi berdaya di dalam tiga kompetisi yang biasanya dirinya menjadi salah satu pesaing tangguh didalamnya.

Melatih Madrid Membikin Zidane Menderita

Zidane mengatakan bahwa hal tersulit adalah untuk berbicara langsung pada pemain bahwa mereka sudah tidak lagi dibutuhkan, dan itu sungguh membuatnya tersiksa. Akan tetapi dia tetap bersikap sama seperti yang dia lakukan dalam beberapa musim bersama Madrid, yaitu bertindak sejujur mungkin.

Zidane sendiri tidak memungkiri hal itu, baginya begitulah kehidupan meskipun timnya menjuara 3 atau 4 juara Liga Champions ada beberapa pemain yang sebenarnya tidak bermain terlalu banyak, tetapi apapun usahanya pasti akan tetap begitu didalam suatu skuat. Dan ketika dirinya harus jujur mengatakan pada pemainnya bahwa mereka sudah tidak dibutuhkan.

Meski perjuangan Madrid untuk meraih trofi juara di musim ini sduah tertutup rapat, Zidane menegaskan bahwa target utama mereka sekarang adalah mengakhiri musim sebaik mungkin.

Dirinya mengatakan bahwa perubahan akan tetap terjadi, tapi sekarang bukanlah waktu yang tepat untuk membicarakannya.

Mbappe bakal ke Real Madrid?

Bintang PSG Kylian Mbappe belakangan ini sering kali dikaitkan dengan klub asal Spanyol, Real Madrid. Guido Carillo, selaku penyerang Southampton mengaku tidak terkejut akan ketertarikan raksasa Spanyol itu.

Mbappe memang sedang menikmati masa kejayaan dirinya bersama PSG. Ia berhasil membuat takjub para penikmat sepak bola atas kontribusinya untuk membantu memenangkan Ligue 1.

Mbappe Diyakini Bakal Berakhir di Real Madrid

Terhitung dari dimulainya musim ini Mbappe sudah mencetak 31 gol dan 15 assist sepanjang 35 pertandingan di semua kompetisi. Berkat konsistensinya tersebut banyak pihak yang akhirnya mulai melirik dirinya.

Madrid kabarnya siap memecahkan rekor transfer dunia hanya demi menarik Mbappe agar mau bermain di Santiago Bernabeu. Bahkan Madrid sudah menyatakan bahwa mereka siap mengeluarkan 280 juta euro demi Mbappe.

Ditambah dengan keberadaan Zidane yang dinilai dapat memfasilitasi kemampuan Mbappe.

Bahkan menurut Carillo sendiri sangat lumrah bagi orang-orang untuk membicarakan kepindahan Mbappe, karna Real Madrid juga merupakan salah satu klub terkuat di dunia, dan Mbappe kini menjadi salah satu pemain terbaik di dunia.

Kehadiran Mbappe di Real Madrid dapat diprediksi meningkatkan kekuatan dari Real Madrid. Carillo pun tidak sungkan bahwa masa depan sang pemain PSG itu akan semakin cerah jika ia hijrah ke Spanyol.

MU disarankan lolos liga Champion jika inginkan Gareth Bale

Manchester United belakangan ini dirumorkan akan ketertarikan klub asal Inggris tersebut pada pemain dari Real Madrid, Gareth bale. Andy Cole, selaku mantan pemain MU nyatanya malah pesimis akan hal tersebut, ia mengatakan bahwa hal itu mungkin terjadi hanya jika Setan Merah dapat mengambil salah satu kursi diajang liga Champions musim depan.

Manchester United kini sedang berjuang untuk merebut posisi 4 klasemen Liga Premier dari Arsenal yang saat ini sedang menduduki posisi tersebut. Posisi 4 besar dapat dikatakan posisi yang krusial, sebab posisi tersebut menentukan apakah sebuah klub dapat bersanding di ajang Liga Champions atau tidak pada musim berikutnya.

Meskipun tertinggal dari Arsenal dengan selisih 2 poin, kesempatan Manchester United masih belum sungguh-sungguh tertutup. Bahkan bisa kita katakan bahwa peluang sang Setan Merah itu masih sangat besar.

Ajang Liga Champions juga dinilai sebagai hal yang cukup penting untuk diperhatikan sebuah klub, terlebih lagi untuk klub sekelas Manchester United. Pasalnya kompetisi tertinggi di Eropa itu bisa menjadi salah satu ajang untuk sebuah tim, untuk memikat para pemain hebat yang ada di dunia.

Dari hal tersebut, Andy Cole justru berharap bahwa Manchester United sekarang ini lebih baik memfokuskan dirinya pada partisipasi Liga Champions sebelum mendekati Gareth Bale lebih dekat, sebab sang Legenda Manchester United ini meyakini bahwa pastinya Gareth Bale tidak akan tertarik jika The Red Devils hanya bermain di dalam liga Eropa saja.

Andy Cole juga menambahkan opininya mengenai Liga Champions. Menurutnya Liga Champions adalah kompetisi yang spesial. Juga para pemain ternama rela berkorban untuk mendapatkan gelar yang bergengsi itu. Jadi jika Manchester United melewatkan Liga Champions, menurutnya akan menjadi sulit bagi MU untuk menarik perhatian pemain sekelas Bale.

Korsel Taklukkan Kolombia di Laga Ujicoba

Tim nasional Korea Selatan dipaksa untuk bekerja keras sebelum bisa meraih kemenangan atas Kolombia dalam laga ujicoba Selasa malam WIB.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Korea Selatan itu, tuan rumah langsung tampil menekan sejak menit pertama pertandingan. Usaha yang dilakukan oleh para pemain Korsel langsung membuahkan hasil di menit ke-16. Pemain bintang milik Tottenham Hotspur, Son Heung Min sukses mencatatkan namanya di papan skor melalui sebuah tembakan keras dari sisi kiri pertahanan Kolombia. Setelah tertinggal satu gol, Kolombia mencoba bangkit dengan mendominasi jalannya pertandingan, namun hingga 45 menit babak pertama berakhir skor 1-0 untuk Korsel tetap tidak berubah.

Memasuki babak kedua Kolombia juga tampil lebih dominan dan tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk menyamakan skor. Hanya empat menit babak kedua berjalan, Kolombia sukses menyamakan skor setelah tandukan yang dilepaskan oleh Luis Diaz melaju mulus untuk mengoyak jala gawang Korsel.

Seakan tak ingin mengecewakan puluhan ribu suporter mereka, Korsel lantas kembali berupaya mendominasi jalannya laga menyusul gol balasan dari Kolombia. Hasilnya langsung terlihat di menit ke-59, melalui sebuah skema serangan balik cepat, Korsel sukses kembali menggenggam keunggulan. Kali ini gol dilesakkan oleh Lee Jae-Sung dan berhasil kembali mengubah skor pertandingan menjadi 2-1.

Dalam sisa waktu pertandingan yang ada, kedua tim mencoba tampil terbuka dan mencari gol tambahan. Akan tetapi, sampai 90 menit waktu pertandingan tidak ada lagi gol tambahan dan skor 2-1 untuk kemenangan Korsel ini tetap bertahan.

Kemenangan ini membuat Korsel berhasil meraih hasil sempurna sepanjang pertandingan jeda internasional pekan ini. Sebelum meraih kemenangan 2-1 atas Kolombia, Korsel sukses menundukkan Bolivia terlebih dahulu lewat skor tipis 1-0.

Bahagianya Declan Rice Catatkan Debut di Timnas Inggris

Gelandang muda tim nasional Inggris, Declan Rice mengaku sangat senang setalah berhasil mendapatkan debutnya dalam kemenangan 5-0 yang diraih oleh Inggris atas Republik Ceko dalam pertandingan Sabtu dini hari WIB.

Rice yang meninggalkan tim nasional Irlandia untuk meraih mimpinya bersama The Three Lions diberi kepercayaan untuk tampil di hadapan puluhan ribu suporter Inggris yang memadati Stadion Wembley dalam laga perdana ajang kualifikasi EURO 2020.

Pemain yang saat ini memperkuat West Ham United itu dimasukkan ke lapangan sebagai pemain pengganti di menit ke-62 untuk menggantikan peran dari Dele Alli. Hal itu membuat dirinya merasa sangat senang karena keluarganya ikut menonton secara langsung di Wembley.

“Saya sama sekali tidak memikirkan mengenai kesempatan untuk mencatatkan debut setidaknya selama dua hari, namun kesempatan ini benar-benar membuat saya terkejut,” ucap Rice.

“Untuk mendapatkan debut di hadapan 80 ribu suporter kami dimana diantaranya ada keluarga, pacar serta saudara saya, maka ini benar-benar sesuatu yang sangat spesial dan terasa sangat manis dengan kemenangan yang berhasil kami dapatkan. Saya benar-benar tidak bisa mengungkapkan apa yang saya rasakan. Namun hal yang pasti adalah ini benar-benar saat yang sangat spesial,” tutup pemain berusia 20 tahun tersebut.

Seperti diketahui, sebelumnya Rice sempat menjadi bagian dari skuat tim nasional Irlandia dan sempat mencatatkan tiga penampilan di laga ujicoba. Ia lantas memilih untuk membelot ke timnas Inggris dan debut dirinya di laga melawan Republik Ceko otomatis membuat sang pemain tidak bisa lagi berpindah ke tim nasional negara lain nantinya.

Franco Baresi Sebut Romagnoli Sosok Tepat Kapteni AC Milan

Legenda AC Milan, Franco Baresi memberikan dukungan penuh atas keputusan pelatih Gennaro Gattuso untuk memberikan ban kapten Rossoneri kepada bek tengah Alessio Romagnoli.

Semasa aktif bermain, Baresi tercatat tampil berbalut kostum Milan dalam 710 pertandingan dalam rentang waktu 1977 sampai 1997. Ia berhasil memenangkan enam gelar Scudetto serta tiga gelar Piala Eropa. Melihat perkembangan yang dialami oleh Milan saat ini, Baresi mengaku bahwa dirinya cukup puas.

“Saya selalu menyukai Romagnoli. Ia adalah pemain yang sangat berhati-hati dalam setiap keputusan serta selalu fokus. Ia selalu mendapatkan kepercayaan penuh dari setiap orang baik dari rekan setim, pelatih hingga klub ini,” ucap Baresi.

“Kualitas yang ia miliki akan segera terbukti dengan apa yang ia tunjukkan sampai saat ini baik dari segi mental ataupun teknik bermain. Saya kira merupakan keputusan yang sangat tepat untuk melingkarkan ban kapten di lengannya,” tambahnya.

“Untuk bisa mendapatkan kepercayaan di tim utama Milan dalam usia muda seperti dirinya bukanlah sebuah hal mudah. Saat ini Romagnoli dalam situasi baik-baik saja di klub ini. Saya kira ia dan Donnarumma akan memiliki karir yang sangat lama bersama klub ini. Saat ini seluruh pemain terlihat bisa menggalang lini pertahanan dengan baik karena mereka terlihat tampil sangat kompak. Melihat semua hal itu, saya kira penghargaan pantas untuk diberikan kepada Gattuso,” tutup bek legendaris milik AC Milan tersebut.